Seminggu ini, kami sudah mulai sibuk dengan hari-hari persiapan menyambut kelahiran anak kami. Rasa senang, cemas, bercampur jadi satu. Senang, karena akan bertambah lagi anggota keluarga kami yang akan melengkapi kebahagiaan rumah tangga kami. Itu artinya sebentar lagi saya akan dipanggil Bapak, dan istriku akan dipanggil Ibu. Meski dalam kesehariannya kami sudah membiasakan diri untuk saling memanggil Bapak dan Ibu. Persiapan-persiapan keperluan buat si kecil nanti sudah mulai kami pikirkan. Mulai dari membeli popok, perlak, ember buat mandi, ember buat cuci, sisir, sabun khusus bayi, bedak, matras bayi, sampai beli pernak-pernik yang saya sendiri tidak tahu fungsionalitasnya hehehe, maklum belum punya pengalaman.
Selain rasa senang, saya sendiri sebagai seorang calon Bapak ada juga kecemasan yang saya rasakan, tidak tahu apakah semua calon Bapak merasakan hal yang sama seperti saya atau tidak? Yang jelas, kecemasan yang saya rasakan terkadang sampai terbawa mimpi. Betapa tidak cemas, karena prediksi kelahirannya berbenturan dengan ujian semesteran di UGM. Meskipun dokternya memprediksi akan lahir lebih awal dari tanggal perkiraan. Namun, semua saya serahkan kepada Allah. Semoga proses persalinannya nanti berjalan lancar, bayi dan istri saya selamat, serta sehat. Semoga semua dalam lindungan-Nya. Amin
0 Komentar:
Posting Komentar
Feel free for giving me a feedback. Thank you.